Tampilkan postingan dengan label outwardbound. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label outwardbound. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2011

OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING

Masalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sering menjadi batu sandungan bagi instansi, perusahaan atau badan usaha tertentu, karena sulitnya dilakukan penilaian secara pasti dan kesulitan dalam menggali potensi sumber daya itu sendiri. Penilaian atau penelusuran dan penggalian SDM hanya dapat dilakukan dengan suatu proses yang melibatkan seseorang dalam suatu kondisi dimana dia dihadapkan pada suatu situasi yang menuntut proses eksplorasi dari seluruh kemampuan yang dimilikinya. Dan sebagai outputnya adalah pemahaman baru mengenai potensi SDM dalam suatu organisasi.

Proses ini dapat dilakukan dalam suatu program yang lebih dikenal dengan Team Building dalam bentuk kegiatan Outdoor Activity. Kegiatan dapat dilakukan di dalam dan di luar ruangan dengan teknik serta permainan-permaianan dengan bimbingan fasilisator.
Kegiatan ini dapat dilakukan dimana pun. Untuk kegiatan tertentu memang memerlukan suatu lokasi khusus dan keamanan yang menjamin keselamatan peserta.

Metode Pelatihan 

Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Experiential Learning. Metode ini dapat diartikan sebagai proses pembelajaran dari pengalaman hidup peserta, dan penerapan pengalaman-pengalaman yang diperoleh peserta dalam proses pembelajaran selama mengikuti kegiatan.

Tujuan Pelatihan 

Meningkatkan kualaitas SDM sehingga dapat membentuk SDM yang lebih tangguh dan mampu bersaing, yang mana hal tersebut didapat dengan cara merubah paradigma berpikir melalui pengalaman baru yang diperoleh dalam pelatihan. Selain itu tujuan secara khusus dalam pelatihan ini :

  • Merubah paradigma berpikir melalui pengalaman baru
  • Membangun rasa percaya diri dan sikapmental positif
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi yang efektif
  • Menumbuhkan pemahaman tentang kemampuan diri untuk mencapai target dengan baik
  • Meningkatkan inisiatif dan kreativitas sesuai dengan situasi kerja
  • Belajar untuk bertahan dalam berbagai situasi sulit yang harus dihadapi
  • Mengukur kemampuan diri dalam berbagai situasi
  • Memahami pola interaksi dalam kelompok dan mengaplikasikannya dalam situasi kerja

Manfaat Pelatihan 

Manfaat pola Experiential Learning dalam membangun dan meningkatkan kerja sama tim antara lain :

  • Meningkatkan leadership, terutama pada situasi kerja yang berorientasi pada kerja kelompok
  • Meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dalam kerja yang berorientasi pada Team Work
  • Meningkatkan pemahaman pada pentingnya aturan-aturan dalam kelompok
Sedangkan manfaat pola Experiential Learning secara individual antara lain
  • Menumbuhkan kepercayaan diri dan self motivation skill
  • Meningkatkan asertivitas dan kemampuan komunikasi secara umum
  • Meningkatkan kemampuan adversity ( ketahanan kerja dalam situasi yang sulit )
  • Meningkatkan kemampuan problem solving dan strategic thinking
  • Meningkatkan empati dan pemahaman terhadap diri ( self assesment dan self awareness ) dan pemahaman pada orang lain
Fasilitator
Fasilisator yang akan mendukung pelatihan ini memiliki latar belakang pendidikan psikologi dan pengalaman dalam bidang outdoor training. Selama proses kegiatan outdoor,peserta juga akan didampingi oleh tim medis. Sedangkan untuk permainan bersifat high element, peserta akan dimpingi oleh tim yang berpengalaman dalam bidang rope course.
Khusus untuk assesment dan evaluasi terhadap hasil pelatihan akan dilibatkan beberapa psikolog. 

Dengan demikian peserta akan mendapatkan proses pendampingan yang intensif agar mampu memperoleh pemahaman maksimal dari program pelatihan yang diikuti.

OUTBOUND TRAINING Banyak Manfaatnya

SEKILAS outbound tampak sebagai aktivitas santai-santai belaka. Aktivitasnya hanya di seputar permainan yang seru dan menyenangkan serta dalam suasana santai. Namun kegiatan yang satu ini jangan dianggap remeh. Di balik image santai dan senang-senang tadi, ada segudang manfaat yang kita dapatkan dari outbound.
    
Outbound merupakan kegiatan di alam terbuka yang dapat memacu semangat belajar. Outbound juga sarana penambah wawasan pengetahuan yang didapat dari serangkaian pengalaman berpetualang, sehingga dapat memacu semangat dan kreativitas seseorang.
   
Kegiatan belajar di alam terbuka memang bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dalam bertindak. Outbound juga bisa membentuk pola pikir yang kreatif serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi.
   
Tak hanya itu, kegiatan ini bisa menambah pengalaman hidup seseorang menuju proses pendewasaan diri. Mempererat hubungan antar kelompok adalah salah satunya, karena hampir semua kegiatan tersebut dilakukan berkelompok.
   
Untuk bisa menyelesaikan suatu tantangan, diperlukan kerjasama yang baik. Dengan terciptanya kerjasama dan kekompakan, maka rasa solidaritas dan kebersamaam itu akan muncul dengan sendirinya. 
   
Beragam tingkat kesulitan dalam permainan juga dapat membangun sikap pantang menyerah dan menumbuhkan rasa pede dalam diri kita, terutama saat berhasil menyelesaikan permainan. Keberanian dalam menghadapi tentangan dan mengambil resiko pun akan terbangun selama mengikuti kegiatan outbound.
   
Manfaat lainnya, outbound dapat mengasah kemampuan bersosialisasi. Pasalnya, saat tergabung dalam sebuah tim, peserta akan bertemu dan bekerjasama dengan orang-orang yang mungkin memiliki kepribadian berbeda dengan dirinya…!
   
Nggak percaya, coba aja KLIK DISINI

CARA MERANCANG KEGIATAN OUTBOUND

Kegiatan outbound dilakukan dengan mengelompokan peserta ke dalam beberapa kelompok. Tiap kelompok saling berkompetisi dalam berbagai permainan untuk menjadi yang terbaik. Secara keseluruhan, seluruh peserta senang dengan outbound yang dijalankan, baik bagi peserta yang berhasil menjadi yang terbaik maupun yang belum berhasil.

Apa kunci utama sehingga sebuah outbound dikatakan berhasil? Apakah yang harus diperhatikan oleh penyelenggara outbound?

Perancangan Outbound
  • Pihak penyelenggara melakukan analisis kebutuhan di awal, sebelum kegiatan, untuk menentukan kebutuhan utama institusi. Setiap institusi memiliki kebutuhan yang unik, berbeda satu dengan lainnya. Analisis kebutuhan dapat dilakukan dengan wawancara terhadap pimpinan institusi dan perwakilan peserta dari institusi itu. Hasil wawancara menjadi data kualitatif yang memperlihatkan kebutuhan institusi dan keinginan peserta.
  • Pihak penyelenggara menyusun profil peserta dengan menyebarkan kuesioner mencakup info peserta seperti latar belakang pendidikan atau jenis pekerjaan.
  • Pihak penyelenggara menggunakan hasil wawancara terhadap pimpinan institusi sebagai dasar penyusunan kegiatan (permainan) utama dalam outbound. Misalnya, berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa kebutuhan utama institusi dalam kegiatan outbound adalah memantapkan kerjasama dan kekompakan tim, maka permainan utama berfokus pada kerjasama dan kekompakan tim.
  • Hasil wawancara terhadap peserta menjadi kegiatan sampingan yaitu kegiatan yang dilakukan di awal, disela-sela kegiatan, atau di akhir kegiatan. Kegiatan berfokus pada kemampuan masing-masing peserta, seperti menggambar, berhitung, dan menghafal, dalam bentuk kegiatan, seperti tanya jawab, kuiz, dan lainnya. Kegiatan itu akan meningkatkan motivasi peserta.  Kegiatan utama memiliki durasi waktu yang panjang, sedangkan kegiatan sampingan sedikit. Kegiatan utama sebaiknya merupakan kegiatan yang serius dan membutuhkan kekuatan fisik karena menggambarkan kepentingan bersama. Kegiatan sampingan merupakan kegiatan santai yang penuh canda tawa untuk menjadikan setiap peserta rileks dan senang, setelah melakukan kegiatan berat. Kegiatan sampingan membutuhkan fasilitator/instruktur yang pandai bercerita, bercakap, dan berinteraksi.
  • Di akhir kegiatan, pihak penyelenggara menyebarkan kuesioner kepada tiap peserta. Isi pertanyaan dalam kuesioner mengenai kualitas kegiatan, sehingga penyelenggara akan mendapatkan umpan balik. Kuesioner bersifat tertutup apabila hanya ada sedikit waktu untuk mengerjakannya. Apabila ada cukup banyak waktu dapat menggunakan kuesioner terbuka.
  • Apabila dimungkinkan, penyelenggara mengadakan evaluasi untuk melihat efek/hasil dari outbound yang telah dilakukan. Hal itu untuk memberikan garansi. Garansi dapat merupakan rangkaian outbound selanjutnya.
Apa yang dijabarkan di atas merupakan salah satu cara merancang sebuah outbound yang berkualitas sesuai kebutuhan, paling tidak pihak penyelenggara siap dengan berbagai kebutuhan institusi dan keinginan peserta sebelum kegiatan dimulai. Jangan sampai blank diawal dan kacau di akhir. Semoga bermanfaat

OUTBOUND ANAK YANG MENYENANGKAN DAN MENYEHATKAN

Akhir-akhir ini, kegiatan di alam terbuka atau yang sering dikenal dengan istilah outbound banyak diminati berbagai kalangan. Baik oleh karyawan di perusahaan, LSM, maupun sekolah-sekolah. Tidak hanya di sekolah menengah, bahkan anak-anak usia TK pun sudah diajak melakukan aktivitas semacam ini.

Kegiatan outbound berawal dari sebuah pengalaman sederhana seperti bermain. Bermain juga membuat setiap anak merasa senang, dan bahagia. Dengan bermain anak dapat belajar menggali dan mengembangkan potensi, dan rasa ingin tahu serta meningkatkan rasa percaya dirinya. Oleh karena itu, bermain merupakan fitrah yang dialami setiap anak.

Pengalaman merupakan guru dalam proses pembelajaran secara alami. Misalnya, seorang anak mengalami proses alami bermain. Hal itu dalam rangka menambah dan mengembangkan pengetahuan dari setiap pengalamannya. Jadi, tidak menutup kemungkinan siapapun berhak bermain baik anak-anak, remaja, orang dewasa ataupun orang tua. Karena belajar dari sebuah pengalaman dalam aktivitas bermain dijadikan sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan yang dapat dilakukan di ruangan terbuka atau tertutup.

Desain aktivitasnya divariasikan sedemikian rupa sehingga seluruh aspek pembelajaran tercakup, meliputi permainan ice breaking, permainan kompetisi antar kelompok, pengembangan motorik anak secara individual, pengenalan unsur alam sekitar dan lain-lain. Kesemuanya dikemas dalam suasana yang fun khas anak-anak. Aktivitas semacam ini merupakan pengembangan seluruh potensi kecerdasan anak yang disebutkan dalam multiple intelligence (kecerdasan jamak).

Menurut Thomas Amstrong PhD dalam bukunya yang berjudul Setiap Anak Cerdas!, ada dalam diri seorang anak dapat dikembangkan 8 kecerdasan yang meliputi kecerdasan linguistic, logis-matematis, spasial, kinestetik-jasmani, musical, antarpribadi, intrapribadi dan natural. Kedelapan kecerdasan ini satu sama lain tidak ada yang bisa dikatakan lebih unggul dibandingkan dengan yang lain.

Metode pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kecerdasan jamak seperti ini adalah Metode Pembelajaran Tematik. Dengan mengambil suatu tema tertentu, keseluruhan jenis kecerdasan akan diasah dan dikembangkan. Kegiatan outbound menjadi salah satu tema yang menarik untuk dipilih adalah sebagai metode belajar. Ketika murid-murid TK tersebut di atas mengikuti outbound, rangkaian kegiatan merupakan implementasi pengembangan multiple intelligence yang lengkap. Pada awal kegiatan, anak-anak diajak untuk melakukan kegiatan ice breaking terlebih dahulu. Contohnya adalah permainan membentuk huruf-huruf dengan badannya merupakan suatu bentuk melatih kecerdasan linguistic.

Untuk menumbuhkan kecerdasan kinestetik jasmani, berbagai permainan dilakukan seperti misalnya panjat jaring, meniti tali, flying fox, merayap, berayun bak tarzan, dan small climbing. Sedangkan kecerdasan musical dilatihkan ketika sedang hiking, anak-anak diajak menyanyikan lagu yang sesuai misalnya lagu naik-naik ke puncak gunung atau menanam jagung.

Pada kegiatan outbound, permainan tidak hanya dilakukan secara pribadi tetapi juga kelompok. Ada permainan kompetitif yang seru dan membuat anak saling membentuk kerjasama kelompok. Contoh-contoh permainan kompetisi yang dilakukan seperti transfer bola, busa berjalan dan karpet terbang akan menumbuhkan kecerdasan antarpribadi dari anak-anak.

Di sela-sela aktivitas yang menguras tenaga, anak-anak diminta untuk membuat kolase dengan menggunakan bahan-bahan dari alam sekitar. Kegiatan ini akan membuat anak memahami betapa beragamnya ciptaan Tuhan di tengah lingkungan yang alami. Pada jenis kecerdasan yang disebut oleh Thomas Amstrong sebagai kecerdasan natural, tentu saja ini adalah the last but not the least at all. Karenaalam terbuka itu sediri merupakan media belajar. Ketika anak-anak berinteraksi langsung dengan tanah, air, daun, dan ikan adalah saat yang tepat bagi anak-anak lebih mengenali dan menghayati alam melalui seluruh panca inderanya.

Salah satu referensi provider outbound, khususnya di Jawa Timur, silahkan anda kunjungi DISNI

Pengalaman Pertama Outbound

Oleh : Bambang Hermanto

Pengalaman pertama ponakanku “Alif Dimas Prayogi” saat mengikuti outbound disekolahnya. Karena oran tuanya berhalangan hadir,jadi Saya yang menggantikan mengawal ponakanku tersebut. Tepatnya diLapangan luas JakaBaring Palembang. Di tempat tersebut, puluhan anak sekolah diuji ketangkasan dalam fun game, out bound dan berkuda. Pusat agrowisata secara khusus menghibur anak yang berasal dari murid sekolah dasar. Walau ini kesan pertama ponakanku,ternyata Alif tak kenal takut ketika harus mencoba flying fox, labirin hingga mencoba perahu getek. ?

Outbond baru pertama kali ini dirasakannya”. Selamanya ini hanya mendengar saja,? kata Alif gembira. Cara itu memang dilakukan untuk mengenalkan kepada anak-anak bentuk hewan sungguhan. ?Belum pernah pegang ayam, kelinci apa lagi naik kuda. Di sekolah kan belum Ada,?. Program outbound for the visually impaired secara khusus dirancang untuk anak sekolah dasar ini selain bisa menikmati sensasi out bond, tetapi anak-anak juga dapat mencoba ketangkasan. Menguji nyali dan mengajarkan kekompakan kerjasama tim. ?

Outbond untuk sekolah dasar ini baru pertama kali disekolahnya,suasana outbond dikonsep dengan nuansa pedesaan alami dan rindang pepohonan. Memacu adrenalin anak-anak sejak dini yang ingin bertualang. Selain belajar anak-anak juga bisa dibimbing para instruktur. ? Bisa latihan fisik juga emosi,?E naknya lagi, ketika mencoba mancing ikan yang tersedia di lokasi. Selain Outbound,tempat tersebut juga dilengkapi dengan futsal, kolam renang. Lengkap dengan saung serta penginapan bagi yang datang rombongan. Ada pula camping ground yang bisa dimanfaatksn untuk tim beregu dan rombongan keluarga, selain untuk anak sekolah Outbound JakaBaring juga disiapkan bagi family gathering, Jarak tidak begitu jauh dan mudah dijangkau bagi warga Palembang & sekitarnya yang ingin menikmati liburan sambil belajar,?

Senin, 08 November 2010

PELATIHAN MOTIVASI DENGAN METODE HIPNOSIS DAN HIPNOTERAPI




Hipnoterapi adalah terapi yang dilakukan pada subjek dalam hipnosis.
Kata "hipnosis" adalah kependekan dari istilah James Braid's (1843) "neurohypnotism",
yang berarti "tidurnya sistem syaraf". Orang yang terhipnotis menunjukan karakteristik tertentu yang berbeda dengan yang tidak, yang paling jelas adalah mudah disugesti.

Hipnoterapi sering digunakan untuk memodifikasi perilaku subjek, isi perasaan,
sikap, juga keadaan seperti kebiasaan disfungsional, kecemasan, sakit sehubungan stress,
manajemen rasa sakit, dan perkembangan pribadi.

Hipnosis didefinisikan sebagai suatu kondisi pikiran dimana fungsi analitis logis pikiran direduksisehingga memungkinkan individu masuk ke dalam kondisi bawah sadar (sub-conscious/unconcious), di mana tersimpan beragam potensi internal yang dapat dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan kualitas hidup.

Individu yang berada pada kondisi “hypnotic trance” lebih terbuka terhadap sugesti dan dapatdinetralkan dari berbagai rasa takut berlebih (phobia), trauma ataupun rasa sakit. Individu yang mengalami hipnosis masih dapat menyadari apa yang terjadi di sekitarnya berikut dengan berbagai stimulus yang diberikan oleh terapis.

Secara umum mekanisme kerja hipnoterapi sangat terkait dengan aktivitas otak manusia. Aktivitas ini sangat beragam pada setiap kondisi yang diindikasikan melalui gelombang otak yang dapat diukur menggunakan alat bantu EEG (Electroenchepalograph)

Info lebih lanjut hubungi :
Hotline (031) 71453654, (031) 91903224, 0817585446, 081357225708

SENSASI WISATA PACET - MOJOKERTO....PILIHAN BIJAK DALAM BERWISATA












Pacet adalah sebuah wilayah kecamatan yang terletak di Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Wilayah Kecamatan ini terletak di sebelah timur Kota Mojokerto, berbatasan dengan kecamatan Trawas di bagian timur, kecamatan Kutorejo di utara, kecamatan Gondang di barat dan bagian selatan berbatasan dengan hutan wilayah Batu.

Pacet berada di daerah dataran tinggi karena, yaitu ± 600 m dari permukaan laut.
Oleh karena itu, menempatkan Pacet sebagai daerah wisata yang perlu diperhitungkan khususnya di Jawa Timur. Dan lokasi tersebut diatas merupakan pilihan lain tempat wisata bagi penikmat panorama alam yang sejuk dan bebas polusi.

Pacet selain dikenal sebagai daerah wisata juga merupakan daerah pertanian yang cukup subur, karena terletak di antara tiga gunung berapi. Pacet pernah menjadi salah satu daerah penghasil bawang putih terbesar di Jawa Timur setelah Batu, sebelum maraknya serbuan bawang putih impor dari Tiongkok yang lebih murah.

Selain tepat wisata pemandian air panas dan air terjun serta wana wisata, saat ini telah hadir tempat wisata bagi anda yang ingin mencoba tantangan derasnya arus sungai Kromong,, yaitu mencoba wisata arung jeram di Pacet Rafting.

Tempat wisata arung jeram - Pacet Rafting resmi beroperasional di bulan Maret 2010, dengan lokasi basecamp di kawasan wisata alam Bandulan, dan sungai yang digunakan Pacet Rafting untuk melakukan wisata arung jeram adalah singai Kromong.

Hanya dengan biaya rafting yang SANGAT MURAH dan special, yaitu Rp. 125 Ribu per orang (karena biaya umum (Public Rate) adalah sebesar Rp. 150 Ribu per orang), anda dapat merasakan sensasi wisata arung jeram di pacet rafting dengan paket yang berjarak ±2 km, dengan waktu tempuh ± 1 jam, biaya tersebut sudah termasuk fasilitas asuransi, peralatan rafting, pemandu di tiap perahu karet, dan makan siang

Dan bagi anda yang ingin merasakan wisata arung jeram di pacet rafting dengan jarak yang lebih jauh dan waktu yang lebih lama, maka lagi – lagi anda cukup membayar dengan BIAYA MURAH di PACET RAFTING, yaitu Rp. 175 Ribu per orang (public rate Rp. 199 Ribu per orang), biaya tersebut sudah termasuk fasilitas asuransi, peralatan rafting, pemandu di tiap perahu karet, dan makan siang

Tantangan lain bagi anda yang tigak takut dengan ketinggian, maka tidak kalah menariknya juga mencoba wahana wisata outbound seperti flying fox, cukup dengan membeli tiket sebesar Rp. 15 Ribu,-, anda sudah bisa merasakan pengalaman aktivitas meluncur dari ketinggian dengan menggunakan peralatan dengan standart keamanan untuk aktifitas alam bebas / pendakian.

Bagaimana ? Tertarik Untuk mencoba ?

Infi dan reservasi langsung aja hub frontliner PACET RAFTING :

(031) 91903224, (031) 714553654, 0817585446, 08357225708

PAKET OUTBOUND TRAINING





Outdoor Base Activities (Outbound Management Training) merupakan suatu bentuk kegiatan di alam terbuka yang berguna untuk mengembangkan kemampuan di bidang manajemen dan pengembangan diri (personal development) yang disimulasikan melalui permainan – permainan yang secara langsung bisa dirasakan oleh peserta dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri, berpikir kreatif, rasa kebersamaan dan saling percaya.

Manfaat dan tujuan dari penyelanggaraan outbound sebagai berikut :

* Meningkatkan self confidence, self motivation dan interpersonal skill
* Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam memimpin
* Melihat kelemahan orang lain bukan sebagai kendala
* Melihat orang lain sebagai bagian dari sukses diri sendiri dan sukses tim
* Melihat kesulitan sebagai sesuatu yang menantang dan berani mengambil resiko

Alur Kegiatan Kegiatan Outbound :

1. Pre Course (Pengkondisian Peserta)
2. Ice Breaking (Pemecah Kebekuan)
3. Trust Games (Penumbuh Kepercayaan)
4. Initiative Activities
5. Low & High Impact Acrivities
6. De-Briefing
7. Course Reporting
8. Safety First

Biaya penyelenggaraan kegiatan outbound dapat kami sesuaikan dengan kebutuhan serta budget perusahaan anda. Tersedia juga Paket Outbound 1 hari maupun 2 hari 1 malam (Outbound Camp)

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Frontliner kami :
(031) 7145 3654, 9190 3224
081 7585 446, 081 357 225 708

"PACET RAFTING" REFERENSI TEMPAT WISATA ARUNG JERAM DI JAWA TIMUR





Fenomena wisata arung jeram (rafting) semakin hari menjadi sebuah gaya hidup (life style) bagi kebanyakan masyarakat Indonesia khususnya yang berdiam diri di daerah perkotaan.

Kegiatan rafting atau arung jeram sudah bukan menjadi kegiatan yang khusus sebagian kelompok saja, akan tetapi sekarang telah menjadi hiburan bagi semua orang baik tua, muda, dewasa, anak-anak, laki-laki atau perempuan.

Akan tetapi beberapa tempat wisata arung jeram, khususnya di wilayah Jawa Timur letaknya lumayan jauh dari kota-kota besar di wilayah Jawa Timur.

Dan sekarang telah beroperasional provider wisata arung jeram / rafting di Sungai Kromong dan ber-basecamp di Kawasan wisata alam Bandulan Pacet, Mojokerto, telah dilengkapi camping ground area lengkap dengan perlngkapan tenda, kamar ganti/kamar mandi yang representatif, pendopo, serta outbound area lengkap dengan fasilitas wahana outbound untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Selain itu beberapa program kegiatan yang di tawarkan sebagian besar berbasis pada alam bebas, oleh karena itu memang sangat cocok bagi anada yang ingin mendapatkan pengalaman di alam liar sekitar Pacet, Mojokerto.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Frontliner kami :
(031) 7145 3654, 9190 3224
081 7585 446, 081 357 225 708

Sabtu, 27 Maret 2010

Lokasi Wisata Outbound di OBECH Wilderness Experience, Pacet, Mojokerto



Outdoor Base Activities (Outbound Management Training) merupakan suatu bentuk kegiatan di alam terbuka yang berguna untuk mengembangkan kemampuan di bidang manajemen dan pengembangan diri (personal development) yang disimulasikan melalui permainan – permainan yang secara langsung bisa dirasakan oleh peserta dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri, berpikir kreatif, rasa kebersamaan dan saling percaya.

Manfaat dan tujuan dari penyelanggaraan outbound sebagai berikut :

* Meningkatkan self confidence, self motivation dan interpersonal skill
* Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam memimpin
* Melihat kelemahan orang lain bukan sebagai kendala
* Melihat orang lain sebagai bagian dari sukses diri sendiri dan sukses tim
* Melihat kesulitan sebagai sesuatu yang menantang dan berani mengambil resiko

Alur Kegiatan Kegiatan Outbound :

1. Pre Course (Pengkondisian Peserta)
2. Ice Breaking (Pemecah Kebekuan)
3. Trust Games (Penumbuh Kepercayaan)
4. Initiative Activities
5. Low & High Impact Acrivities
6. De-Briefing
7. Course Reporting
8. Safety First

Biaya penyelenggaraan kegiatan outbound dapat kami sesuaikan dengan kebutuhan serta budget perusahaan anda. Tersedia juga Paket Outbound 1 hari maupun 2 hari 1 malam (Outbound Camp)

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi :

OBECH Wilderness Experience
Jl. Ketintang Selatan No. 81 B Surabaya
Hotline : (031) 7145 3654, (031) 9190 3225, 081 357 225 708, 081 7585 446

Family Gathering (Corporate Outing) di OBECH Wilderness Experience, Pacet - Mojokerto


Outing Plus Event( Family Gathering)merupakan sebuah kegiatan yang biasanya digunakan untuk mengisi acara dalam sebuah kegiatan kebersamaan untuk lebih mempererat kerjasama antar personal didalam suatu organisasi perusahaan/instansi, dengan menggunakan sebuah aktifitas permainan low impact yang bersifat menyenangkan (fun & refresh)dan dilakukan di luar ruangan maupun di dalam ruangan.

Dalam kegiatan tersebut akan dilakukan juga kegiatan debriefing untuk mengambil hikmah dari kegiatan yang telah dilaksanakan dengan tinjauan dari sisi ilmu manajemen. Biasanya hal ini dilakukan untuk mengingatkan kembali peserta akan pentingnya arti sebuah tim yang sinergis.

* Harga : Mulai Rp. 100.000,-/pax - Rp. 350.000,-/pax
* Minimal Peserta : 20-30 pax.
* Durasi : 3- 6 jam

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi :

OBECH Wilderness Experience
Hotline : (031) 7145 3654, (031) 9190 3225, 081 357 225 708, 081 7585 446