Rabu, 24 Agustus 2011

Jalin Kerjasama dan Kebersamaan Melalui Outbound

Kegiatan di alam terbuka (outbound) merupakan salah satu strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah belajar dari pengalaman (experiental learning) melalui simulasi/game leadership, team work dan semangat kerja. Melalui pengalaman, peserta dapat mengenali kegagalan dan menjadikannya proses belajar untuk mencapai keberhasilan. Harapannya, ada pengembangan kemampuan dari segi soft skills dan hard skills terkait budaya perusahaan, sistem nilai dan sikap serta technical competencies.

Hal inilah yang menjadi tujuan diadakannya outbound bagi 31 pegawai baru LPPI, 25-26 Juni 2011 di Camp Hulu Cai, Ciawi, Bogor. Yaitu pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu menghadapi tantangan serta beradaptasi pada lingkungan yang selalu berubah. Kedua, menjadi media pengembangan individu maupun kelompok untuk dapat menggali kemampuan inisiatif, kepemimpinan, komunikasi, pengambilan keputusan, kerjasama dan kepercayaan terhadap diri sendiri maupun orang lain. Menurut Kepala Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia Sartono Nugroho, outbound ini juga merupakan ajang saling mengenal sesama pegawai baru.  

Desain outbound bagi pegawai baru LPPI ini sejalan dengan tujuan pemantapan Budaya Kerja KIPRAH bagi pegawai LPPI, yaitu Kompetensi, Integritas, Pelayanan, Responsif, Akuntabel, dan Harmonis. Ada beberapa jenis simulasi yang dirancang oleh fasilitator dan instruktur lapangan untuk memenuhi kondisi tersebut. Diantaranya adalah membangun menara balon, menyeberangi sungai buaya, membangun perahu drum, performance art dan seterusnya.

Melalui simulasi ini pegawai dituntut untuk dapat berkomunikasi, bekerjasama, memberikan pelayanan terbaik dan mencapai hasil secara bersama-sama. Pada setiap jenis permainan membutuhkan inisiatif, kreativitas, improvisasi, pemecahan masalah dan kekompakan. Relevansi dengan kondisi dan kebutuhan kerja adalah terbangunnya semangat kerja pada setiap pegawai, kerjasama pada seluruh satuan kerja, responsif, saling mendukung, saling melengkapi dengan kemampuan yang berbeda-beda dan mencapai keberhasilan bersama.

Pada akhir kegiatan, ada 1 simulasi yang melibatkan seluruh peserta yaitu save the energy. Pada permainan ini peserta diberi tantangan untuk dapat menyelesaikan sebuah project dalam waktu terbatas. Permainan ini hanya akan berhasil jika seluruh peserta mengerahkan energinya, fokus, bekerjasama, saling mendukung, saling percaya dan berorientasi pada hasil menjadi tujuan. Makna keberhasilan dari permainan ini adalah jika budaya kerja kiprah betul-betul diterapkan maka niscaya keberhasilan akan suatu pekerjaan dapat tercapai secara maksimal. (adm/ga)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar