Rabu, 24 Agustus 2011

OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING

Masalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sering menjadi batu sandungan bagi instansi, perusahaan atau badan usaha tertentu, karena sulitnya dilakukan penilaian secara pasti dan kesulitan dalam menggali potensi sumber daya itu sendiri. Penilaian atau penelusuran dan penggalian SDM hanya dapat dilakukan dengan suatu proses yang melibatkan seseorang dalam suatu kondisi dimana dia dihadapkan pada suatu situasi yang menuntut proses eksplorasi dari seluruh kemampuan yang dimilikinya. Dan sebagai outputnya adalah pemahaman baru mengenai potensi SDM dalam suatu organisasi.

Proses ini dapat dilakukan dalam suatu program yang lebih dikenal dengan Team Building dalam bentuk kegiatan Outdoor Activity. Kegiatan dapat dilakukan di dalam dan di luar ruangan dengan teknik serta permainan-permaianan dengan bimbingan fasilisator.
Kegiatan ini dapat dilakukan dimana pun. Untuk kegiatan tertentu memang memerlukan suatu lokasi khusus dan keamanan yang menjamin keselamatan peserta.

Metode Pelatihan 

Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Experiential Learning. Metode ini dapat diartikan sebagai proses pembelajaran dari pengalaman hidup peserta, dan penerapan pengalaman-pengalaman yang diperoleh peserta dalam proses pembelajaran selama mengikuti kegiatan.

Tujuan Pelatihan 

Meningkatkan kualaitas SDM sehingga dapat membentuk SDM yang lebih tangguh dan mampu bersaing, yang mana hal tersebut didapat dengan cara merubah paradigma berpikir melalui pengalaman baru yang diperoleh dalam pelatihan. Selain itu tujuan secara khusus dalam pelatihan ini :

  • Merubah paradigma berpikir melalui pengalaman baru
  • Membangun rasa percaya diri dan sikapmental positif
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi yang efektif
  • Menumbuhkan pemahaman tentang kemampuan diri untuk mencapai target dengan baik
  • Meningkatkan inisiatif dan kreativitas sesuai dengan situasi kerja
  • Belajar untuk bertahan dalam berbagai situasi sulit yang harus dihadapi
  • Mengukur kemampuan diri dalam berbagai situasi
  • Memahami pola interaksi dalam kelompok dan mengaplikasikannya dalam situasi kerja

Manfaat Pelatihan 

Manfaat pola Experiential Learning dalam membangun dan meningkatkan kerja sama tim antara lain :

  • Meningkatkan leadership, terutama pada situasi kerja yang berorientasi pada kerja kelompok
  • Meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dalam kerja yang berorientasi pada Team Work
  • Meningkatkan pemahaman pada pentingnya aturan-aturan dalam kelompok
Sedangkan manfaat pola Experiential Learning secara individual antara lain
  • Menumbuhkan kepercayaan diri dan self motivation skill
  • Meningkatkan asertivitas dan kemampuan komunikasi secara umum
  • Meningkatkan kemampuan adversity ( ketahanan kerja dalam situasi yang sulit )
  • Meningkatkan kemampuan problem solving dan strategic thinking
  • Meningkatkan empati dan pemahaman terhadap diri ( self assesment dan self awareness ) dan pemahaman pada orang lain
Fasilitator
Fasilisator yang akan mendukung pelatihan ini memiliki latar belakang pendidikan psikologi dan pengalaman dalam bidang outdoor training. Selama proses kegiatan outdoor,peserta juga akan didampingi oleh tim medis. Sedangkan untuk permainan bersifat high element, peserta akan dimpingi oleh tim yang berpengalaman dalam bidang rope course.
Khusus untuk assesment dan evaluasi terhadap hasil pelatihan akan dilibatkan beberapa psikolog. 

Dengan demikian peserta akan mendapatkan proses pendampingan yang intensif agar mampu memperoleh pemahaman maksimal dari program pelatihan yang diikuti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar